Mertua bule dan menantu Indonesia

October 26, 2016 by dewi in Blog 183 comments
Mertua bule dan menantu Indonesia

“Menantu yang baik itu harus sering mengunjungi mertua, atau setidaknya tanyain kabarnya lewat telepon. Nggak cukup cuma sms, please dunk..jangan tunjukkan sedang kere kalau pas lagi nggak cukup pulsa atau bete karena nggak mau dengar suara mertua.” Ini pesan dari seseorang untuk seseorang. Jadi jangan ada yang merasa yee, santai ajee 😜

Jadiii..ceritanya nih aku baru aja mengunjungi mertuaku yang tinggalnya kira-kira 1,5 jam dari kota tempat aku tinggal. Nama kotanya Svenstrup, tidak jauh dari Aalborg. Kotanya sepi. Aku dan suami, sebisanya mengunjungi mertua sebulan sekali. Mertua tinggal sendiri. Ayah suami sudah meninggal sejak 16 tahun yang lalu. Untungnya adik ipar tinggal di kota yang sama, jadi setiap weekend dia selalu datang mengunjungi mertua. Adik iparku ganteng dan masih single looh! 😊  Tapi dia pemalunya minta ampun, dan selfi intolerance katanya. Berkali-kali aku ajak selfi pasti kabur.

Sofa tua, sudah pernah diganti sekali kainnya sama Bapak mertua

Kebetulan suami ada rapat di Aalborg kemaren itu, jadi kita sekalian mengunjungi beliau. Ketika kita tiba di rumahnya, dia sangat sukacita dan segera memanaskan Finnbiff atau sering disebut Reindeer Stew yaitu daging rusa kutub yang dimasak dengan sour cream, bacon dan jamur dimakan dengan mashed potato – kentang yang ditumbuk halus. Finbiff ini makanan tradisional yang kerap disajikan saat musim dingin. Wajah ibu mertua kelihatan sangat puas melihat aku dan suami sangat menikmati masakannya. Enak!, daging rusanya sangat empuk. Mertua sempat menawarkan apakah aku mau dimasakkan nasi, tapi aku sudah keburu lapar, kentangpun oke ajalah.

Ruang makan

Koleksi buku suami dan mertua

Koleksi buku suami dan mertua

Keadaan rumah seperti biasa, terlihat rapi dan bersih. Mertuaku ini rajin sekali. Dia terbiasa meletakkan barang pada tempatnya, dan tidak bisa membiarkan sesuatu berantakan. Dia bercerita kalau sekarang dia sangat menikmati waktunya bersama aquarium pemberian suami yang berisi udang hias dan guppy. Tadinya dia tidak mau, tapi kita pikir dia butuh teman bermain. Kita sudah tawarkan untuk pelihara anjing atau ayam, tapi dia keberatan. Mertua sangat suka binatang, makanya liburan bulan Januari kemaren, kita bawa dia melihat orang utan di Bukit Lawang.

2016-10-26_0023

Salah satu sudut dapur

Bunga anggrek koleksi mertua

Diluar sudah sangat dingin

Aku share sedikit pertanyan yang sering ditanyakan teman-temanku tentang aku dan mertua.

Bagaimana rasanya punya mertua bule?

Diawal kenal mertua aku sedikit kesulitan, karena dia tidak bisa berbahasa Inggris dan pada saat itu bahasa Danishku masih kacau. Sejak aku bisa berkomunikasi dalam bahasa Danish, hubungan kami semakin baik. Aku memanggilnya “mor ” – artinya mama – sama seperti suami memanggil  ke mamanya. Orang Denmark biasa memanggil mertua mereka dengan panggilan nama saja. Tapi aku lebih memilih memanggilnya seperti ke mamaku sendiri.

Liburan musim panas kemaren kita habiskan tinggal di rumahnya. Disini aku lebih mengenal karakter mertuaku seperti apa. Dia terkaget-kaget melihat cara aku makan, yang selalu makan dengan kerupuk, dan sambel. Belum lagi kalau aku sarapannya makan nasi telor atau nasi goreng 😀 Mertuaku tidak begitu suka makanan Asia, tetapi anak- anaknya doyan banget makanan Asia. Jadi ini sedikit masalah ketika mau menentukan kita mau masak apa buat makan malam. Bagian horor kalau aku masak ikan asin, yang aromanya cetar sampai kemana-mana 😀 Kasihan dia!

Mertuaku itu nggak pernah komplain kalau aku bangunnya molor. Ini jangan ditiru! 😀 Tapi nggak sering sih aku tidurnya molor, paling hanya weekend  😜

Kapan punya anak? 

Mertuaku tidak nosy!. Pertanyaan ini tidak pernah dia tanyakan. Pernah beberapa kali aku bahas bersama dia, itupun aku yang memulai. Dia sangat menjaga perasaan orang lain. Dia sangat lega ketika tahu rencana punya anak ada didalam doa-doaku dan suami. Mertua bule ada juga loh yang reseh, yang suka ikut campur sama dapur anaknya. Jadi nggak hanya mertua Indo saja yang kerap terdengar berisik.

Pernah konflik dengan mertua?

Ya pernahlah. Nggak ada konflik berarti nggak pernah berinteraksi. Sebagai manusia dari latar belakang yang berbeda, cukup sulit menyelaraskan ide dan kebiasaan diawal-awal. Ketika konflik itu terjadi, kita bicarakan dengan cara yang baik dan dewasa. Blak – blakan dan terbuka biar nggak ada sakit hati. Nah ini yang aku tahu sangat sulit untuk diterapkan  di Indonesia. Budaya sungkan, terlalu banyak aturan adat istiadat yang membuat menantu kadang tidak bisa bicara terbuka.

Minusnya mertua apa?

Mertua bule juga manusia ciiint…Pastilah ada. Ini satu yang mertuaku tidak pernah tanyakan kalau kami bepergiaan, kayak, ” Udah sampai dimana? ” atau “Udah sampe apa belum?”. Ini mah pertanyaan yang makku selalu tanya 😄

Photo waktu liburan di Medan

 

Well, intinya mertua bule atau nonbule sama aja. Adat istiadat memang berbeda, tapi selama mertua dan menantu ada diposisi masing – masing, pasti hubungan menantu-mertua bisa langgeng. Bentuk care nya pastilah berbeda-beda. Ada plus minusnya sudah pasti. Untuk saat ini, aku terus belajar menjadi menantu yang baik. Mak mertua adalah orang tua yang Tuhan berikan, yang aku harus hormati dan perlakukan seperti orang tuaku sendiri ☺

 

“A daughter-in-law cannot be perfect by herself. A beautiful mother-in-law helps her be one ”
― Unknown

183 comments on this post

  1. rita asmaraningsih
    October 26, 2016

    Ini adalah kali kedua aku berkunjung di blog ini.. Aku suka sekali mampir ke sini.. Ceritanya enak dibaca, ringan.. Btw, baik banget mertua bulenya mau menawarkan masak nasi ya? Btw, di sana nasi tersedia juga ya Mba? Semoga hubungan Mba Dewi dengan mertua senantiasa baik2 saja ya…

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Di Denmark banyak toko Asia mbak Rita, dan beras juga ada tersedia di market-market. Orang Denmark sendiri suka makan nasi, walau porsinya tidak seperti kita.
      Amin buat doanya mbak Rita 🙂 Maturnuwun yaa

      Reply
  2. Dewi Adikara
    October 26, 2016

    ga kebayang kalau terjadi konflik dengan mertua bule.. cara ngelurusin maksud bisa ambigu sama kebiasaan yang berbeda ya mbak? bersyukur bgt png mertua baik.. smh hubungan dengan mb dewi selalu terjalin dg baik ya..

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Amiin…Waktu kita ada misunderstanding gitu, biasanya yang jadi penengah suami mbak Dew… 😀 Kadang karena salah paham di bahasa saja..:)

      Reply
  3. sabar
    October 26, 2016

    Ha ha ha, jadi ingat mertuaku! Selayaknya ‘Mamma Italiana’, dapur adalah tahtanya; jadi aku tak punya kewajiban masak, cuci piring apalagi menunjukkan kehalian dapur saat mengunjungi mertua. Bahkan kalo mertua lagi bekerja di dapur dan mau bantu, aku harus nanya, ‘Boleh bantu enggak?’ Kalo dia bilang enggak, ya udah saya bebas merdeka. 😀

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Aku juga agak segan make dapurnya kalau buat masak ikan, pasti baunya itu loh…bikin susah satu RT 😀 Makanya kadang kalau udah berkunkung ke rumahnya pasrah aja dia yang masak 😀

      Reply
      • Anton Seman
        October 31, 2016

        Trik memasak ikan biar gk bau amis. Pilihlah ikan yg segar, bersihkan isi dalam ikan tanpa memecahkan empedu ikan(bisa pahit daging ikannya kalo pecah), gunakan lah daun salam (bay leaves), daun jeruk purut(lemon grass leaves), juga ingat teteskan sedikit jeruk nipis ke ikannya. Tuh kalo ikannya di marinate dulu dengan bawang putih yg ditumbuk halus juga bisa. Semoga membantu.

        Boleh ceritakan gimana Anda ketemu dengan suami Anda dulunya?

        Reply
        • dewi
          October 31, 2016

          Makasih mas Anton buat sarannya 🙂 Ntar aku cobain yaa…
          Ntar aku ceritain ya mas, di blog selanjutnya 🙂

  4. relly
    October 26, 2016

    Menantu yang baik. Boru simalungun bujur toruh maruhur.

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Eyaaak bayaaa..baen maa 😀 bujur toruh maruhur tenee 🙂

      Reply
      • Fatmawati
        November 20, 2016

        Ai boru Aha do ham tene? Malas uhur mambassa pardalanan ni ham on baya

        Reply
        • dewi
          November 20, 2016

          Ha ha ha…ngerti toh bahasa Simalungun 😀 ha ha

  5. Ulfarick
    October 26, 2016

    Belum punya mertua jadi blm tau rasanya gmna mbak,hehehehe…tapi suka bgt sama tulisan mbak dewi..

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Makasih mbak Ulfa…siap-siap aja mbak 😉 setidaknya ada sedikit gambaran, terutama di bahasa 🙂 Undang-undang yee 😉

      Reply
      • Ulfarick
        October 26, 2016

        Iya neh lagi siap” juga belajar masak,soalny mamahnya pacarku pinter masak dan buat kue,gak mau kalah dong aku nanti,..hehehehe

        Reply
        • dewi
          October 26, 2016

          Iya Fa, kue-kue Swedish itu enak-enak. ayo belajar dari sekarang, biar ntar tinggal tayang 🙂 Aku suka banget kue Kanelbullar..

          • Ulfarick
            October 26, 2016

            Waduh mamanya aja susah apalagi buatnya,wadaowwwww

  6. Dee
    October 26, 2016

    Waaah, berarti buat yg belum married bisa di tambahin list : Sebelum hari H pastikan kita sudah kenalan sama camer dan menikmati masakannya 🙂 emang ada ya yg belum ketemu camer ud merid? Hihi 🙂 Anyway fotonya keren2 kak Dew

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Bagus tuh mental notenya ciin 🙂 terutama bagian menikmati masakan 😀 ha ha ha

      Reply
  7. omnduut
    October 27, 2016

    Cantik ya mbak mama mertuanya. Bodinya pun langsing, makannya dijaga banget keliatannya.

    Melihat rumahnya yang indah, rapi dan terang jadi bisa membayangkan karakternya seperti apa. Suka aku dgn rumahnya 🙂

    Semoga mertua sehat terus. Amin.

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Semenjak tinggal sendiri, dia nggak suka makan Har..paling sarapan sama makan malam. Makan siang itu dia cuma makan buah kalau ada..atau makan roti, itupun kalau dia laper banget..Kasihan sih lihatnya, dia nggak suka keluar rumah..makanya kita kasih aquarium 😀 itupun 3 hari dia merepet repet ..nggak mau…

      Reply
  8. Maharani
    October 27, 2016

    Mbak dewi, itu beneran iparnya ganteng dan masih single? Kenalin ke kakak ku ajaa mbak… Dia masih mencari pasangan tuh, kakak ku single Cantik lagi hahaha

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Soal kegantengan itu relatif mbak Maharani 😉 menurutku sih gantengan suami 😀 lah wkwkw..iya dia masih single

      Reply
  9. rita dewi
    October 27, 2016

    Asyiknya punya mertua bule yg pastinya lbh open minded ya…?

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Open minded iya mbak Rita, lebih enak kalau bicarain sesuatu yang di budaya kita sedikit taboo 🙂

      Reply
  10. sarah eyie
    October 27, 2016

    aku kok selalu nyaman baca blog kak dewi ya ?? ceritanya mengalir begitu saja.. dan memang bacanya juga gak bosan… btw kenalin donk adik iparnya..hahaha becandeee ajee
    semoga ibu mertua dan kak dewi selalu bisa menjaga hubungan sampai kapanpun.. 🙂

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih Sarah… boleh dikenalin..tapi dia pemalu..
      Amin buat doanya…langgeng senantiasa 🙂 amin

      Reply
  11. Ika A Svensson
    October 27, 2016

    Kok sama bgt ya cint pengalamannya sm qt.. cm dr menikah sampai skrg blm pernah tlp duluan sih..paling cm ikutan klo suami yg lg telfon beliau.hehe miss u so much

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ikaaaaaa..aku senang banget kau main ke blog ku…Miss you too babe..mau main ke Sweden….kangeeen….Budaya orang ini kali ya males telp 😀

      Reply
  12. priyo
    October 27, 2016

    Suka banget quote anonimnya. Semoga ibu mertuanya sehat2 selalu

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Amiiin..makasih buat doanya mas Priyo 🙂

      Reply
  13. ratusya
    October 27, 2016

    Mbak, rumah mertuanya bersih banget, kaya di majalah2 home decor.

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih mbak Ratusya.. 🙂 iya, rapi banget mak mertu..kalah dirikyu 😀 ha ha

      Reply
      • ratusya
        October 31, 2016

        Dirikupun ga pernah serapi itu kok hahahaha

        Reply
  14. Emaknya Benjamin br. Silaen
    October 27, 2016

    Dew kalau goreng ikan asin sambil rebus kopi juga di panci, jadi bau kopi paling nga menghalau bau ikannya hehe 😀 . Pernah loh ada yg cerita yg dilaporin ke polisi krn tetangga cium bau mayat hahaha.. mayat ikan asin yaa 😀 .

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ha ha ha ..itu pasti ikan asinnya udah lama ya..sampe bau begitu…. Oh jadi pake panci ya kak..trus ditutup ya…Noted lah..nanti aku coba kek gtu kak Nel..udah siap blog kk ?

      Reply
      • Emaknya Benjamin br. Silaen
        October 31, 2016

        Ga tahu deh ikannya sdh lama apa baru, tp ya klo memang gak pernah cium bau ikan asin ya pasti aneh aja, klo goreng kerupukpun aku selalu tutup pintu dapur, klo sdh selesai buka pintu ke luar balkon. Pancinya dibuka Dew spy harum kopinya keluar 🙂 . Sdh rapih blogku pindahin sendiri pusing 3 hari 2 malam tidur dini hari haha, habis mau pakai jasa pindahan di wordpress (wp.com) 129 eur, ternyata aku sendiri yg harus kerjain klo bingung ada yg bisa di tanya orag WP nya.

        Reply
        • dewi
          October 31, 2016

          Kak, aku baru email dirimu..kalau kk tdk lihat, aku kasih tau dari sini. Aku nggak bisa ninggalin komen kak, Apa aku yang salah liat kali ya…

        • Emaknya Benjamin br. Silaen
          November 1, 2016

          Dew, aku gak bisa komen lagi di bawah komenmu, krn kepanjangan kali ya hehe. Aku ga terima emailmu Dew. Postingan yang komen masuk spam sengaja aku tutup komennya krn hanya postingan pemberitahuan. Nih barusan ada judul baru bisa dikomenin 🙂 .

  15. Molly
    October 27, 2016

    Suka sama interior di rumah mertua Dewi! Kelihatan apik ya, orangnya. Duh kebayang kalo pas ngegoreng ikan asin atau bikin sambel terasi, aku rasa bisa bersin-bersin ai mama bule. Hahahaha. Itu foto di Medan nya pas Januari ya, Wi? Ah, sayangnya waktu itu kita belum kenal.

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Mana di sini kan kak, kalau terlalu bau gitu, tetangga bisa nggak nyaman, ujung-ujungnya bisa dilaporkan pula..hadeeeh….mesti tutup pintu semua biar aman,tapi yg didalam jadi korban..bener2 horor 😀
      Iya itu bulan Januari kemaren kak Mol 🙂 Ntar aku mudik kt ketemuan ya..pengennya sama blogger Medan juga 🙂

      Reply
  16. Emak Pelancong
    October 27, 2016

    Suka banget liat rumahnya yang rapi jali, Mbak… *langsung semangat bebersih rumah sendiri* 🙂

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Beda tenan ama menantu mak 😀 ha ha ha…

      Reply
  17. Riana Umasita
    October 27, 2016

    Suka banget liat rumah mertuanya, Mak. Bersih dan rapiiii…. I love it

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih maaak 🙂 kalah eke mak 😀 ha ha ha

      Reply
      • Riana Umasita
        October 28, 2016

        Hahahaa….samaaaaa ma aku Mak. Mertuaku versi yg super rapi, kl aku mah apa?!? Rapi ala kadarnya aja hahahaa

        Reply
  18. nbcdns
    October 27, 2016

    dibawa santai aja mba kalo saya wakekeke

    Reply
  19. ericka
    October 27, 2016

    weww mbak 😀 serunya ya berkunjung ke rumah mertua, dua bulan yang lalu aku juga sempat berkunjung ke mertua di Belanda untuk pertama kalinya .. sempat juga sih shock culture dan tipe mak mertua yang omayhott perfect dan bersih bangett hihihi .. tapi alhamdulillah lancar 🙂 salam kenal ya mbak

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Salam kenal mbak Ericka… 🙂 oh calonnya orang Belanda ya….wah harus belajar bahasa dari skrg ya mbak..udah les?

      Reply
  20. Kubaca sampe habis, koq ga ada cerita sambal belacan (terasi) nya.. 🙂
    Jadi penasaran cerita terasinya

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ha ha ha 😀 belum aku sebut disini ya..tapi ntar aku masukinpun ke cerita selanjutnya 🙂

      Reply
  21. Wian
    October 27, 2016

    Seneng ya mba klo bisa akur sama mertua. Yaa walaupun kedekatannya nggak bisa sama dengan mama sendiri.
    Aku klo nginep di rumah mertua nggak pernah ngapa2in malah mba. Hahahaha… Mau bantuin masak, mamamer udah yang paling jago. Aku mau bantuin apa? 🙂

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Bantuin ngupas bawang mbak Wian 😀 ha ha ha..setidaknya jadi ngobrol sama mamer….

      Reply
  22. deborahmonalisa
    October 27, 2016

    Mbak Dewwiii..aku sukaa banget sama foto2 dan tulisan di blognyaa..ringaann..salah satu impian saya tuh mbak punya mertua bule *amin kalo bisa hehehhe..rumahnya rapi banget dan banyak tanaman..duh salah satu ketakutan saya tuh gmana nanti hubungan saya sama mertua kalo saya udah nikah pasti tetep aja mau mertua bule atau indo ada masa penyesuaian ya..hehehe

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Hello Deborah 🙂 thanks ya sayang….Deborah punya pacar bule? 😉
      Iya, sama aja mau mertua bule atau nggak sama aja kok Deb, butuh masa penyesuaian 🙂

      Reply
      • deborahmonalisa
        October 28, 2016

        aku masih zomblooo mbakk deww *hikss hikss..susah nyari pacar pas udah kerja..smua pada sibuk -__-” ..doain ya mbak deww hihhihiihi

        Reply
        • dewi
          October 28, 2016

          Masih bebas dunk..masih bisa pake uang sendiri suka suka 😉 sabar aja..yang terbaik is on the way 🙂

  23. Fanny f nila
    October 27, 2016

    Jd seneng nih main k blogmu mbak :). Ceritanya ringan, dan krn berbau2 luar negri, bikin aku pgn bgt nyusun plan utk liburan kesana :D.

    Moga ttp rukun ama mertua ya mbaa. 😉

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ha ha..berbau luar negeri ya mbak 😀 asal jangan bau ikan asin ajalah mbak Fan 😀 ha ha ha..ayo liburan kesini..main sek ketempatku 🙂
      Amin buat doanya mbak sayang ..

      Reply
  24. susan
    October 27, 2016

    Heaaa mau donk diknlin ma yg jomblo

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ntar aku kenalin ya mbak..semoga ada mukjizat dia mau diphoto 😀

      Reply
  25. Fiberti
    October 27, 2016

    foto-fotonya jadi serasa ngeliat katalog ikea mba…haha..seru interaksi dg mamer beda budaya.. suka naik sepeda lagi…salam…:)

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Salam mbak Fiber 🙂 thanks yaa

      Reply
  26. Mariana Renata
    October 27, 2016

    wahh kompak yaa sama mertua

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Dikompak kompakin mbak 😀 habisnya mak saya jauh di kampung …

      Reply
  27. Lidha Maul
    October 27, 2016

    Rumah ini seperti yang ada di pinterest, yang selalu saya bisa membawa angin segar (angin segar, setelah liat rumah sendiri, xixixi)
    Makan kerupuk ama sambel bikin terkaget2 ya mbak, kenapa ya?
    Kalau goreng ikan sih, biar pun di rumah.. banyak yang suka protes. Nganu, suka nempel di baju2 gitu baunya. Kasian kan

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Beliau kaget karena aku tiap makan apa saja maunya pake kerupuk sama sambel 😀 kebiasaan dari di Yogya mbak..aku jadinya doyan kerupuk..
      Samalah..bau ikan atau ayam yang digoreng bikin teler yaa..:D Makanya mereka jarang mau menggoreng mbak, biasanya masukin ke oven.

      Reply
  28. Buleipotan Blog
    October 27, 2016

    Ahhaa kocak. Padahal ikan teri itu endes banget ya XD

    Oia, beberapa kali salfok ama gambarnya. Cantik dan jernih bgt mba 🙂
    Keknya udara di luar jg ngaruh yah mba..

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Ikan teri, ikan asin..yang bau bau endes banget … 😀 tapi horor sama mereka baunya…mana susah ilangnya dari dapur 😀

      Reply
  29. Dwi Puspita
    October 27, 2016

    Suka sekali baca ceritanya, salam kenal…insyaallah bakalan sering mampir nih. Suka banget ama tulisan2nya…

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih mbak Dwi 🙂 sudah mau mapir …

      Reply
  30. Mugniar
    October 27, 2016

    Hai Mak Dewi, salam kenal.

    Saya penasaran dengan postingannya jadi mampir di sini hehehe

    Moga langgeng selamanya dengan mor yah, Enaknya kalau klop dgn mertua 🙂

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Penasaran sama cerita horor itu ya mbak ? 😀 waktu itu muka mertua udah masem banget pas tau aku mau nggoreng ikan teri 😀 ha ha ha…akhirnya dia pergi keluar, nggak kuat dia..jadi nggak enak sama dia waktu itu..baunya nggak ilang-ilang 😀

      Reply
  31. muti mimut
    October 27, 2016

    Salam kenal mba, senangnya punya mertua bule yang pengertian, pastinya mba Dewi udah jago masak menu ala Denmark ya 🙂 kapan-kapan dishare cerita masakannya yah

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Salam kenal juga mbak Muti 🙂 Masakan Denmark itu simple banget mbak, nggak pake repot..nggak kyk makanan kita…Ntar aku share ya 🙂 makasih masukannya mbak 🙂

      Reply
  32. indriyas
    October 27, 2016

    rumah mertuanya cozy dan homey bangettt Mba Dewi….juga clean ya…ya ampun suka banget sama rumahnya ^^ salfok

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Rapi ya mbak..makanya kita betah ke rumahnya…aku tak masukin yg lain, krn ntar salah topik 😀 kamar mandinya mbak Indri..bersih banget..ada kursi di dalamnya, ada radio.. 😀 cozy banget 🙂

      Reply
      • indriyas
        October 27, 2016

        wahhh buat posting baru aja Mba,, kayaknya asikk deh ^^

        Reply
        • dewi
          October 27, 2016

          Boleh juga ya 🙂 ntar aku siapin photo2nya dulu ya mbak Ndri 🙂

  33. Maya Siswadi
    October 27, 2016

    Interior rumahnya kayak di majalah2 interior :). Keren

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih mbak Maya…nanti aku sampaikan pujian mbak Maya ke mak mertua 😉 pasti dia senang banget..

      Reply
  34. inda chakim
    October 27, 2016

    aku lansung terpesona loh mbk di fot pertama, cakep bin seger bener rumahnyaaaa,
    btw hihi trnyata sama ya mbk, mertua bule atau indo, kirain beda jauh gt mbk,
    nice share mbk 🙂 dan salam kenal 🙂

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Salam kenal mbak Inda 🙂 sama aja mbak..cuma ya beda selera aja, ini takes time banget….sampe sekarang masih masalah…

      Reply
  35. Tita Kurniawan
    October 27, 2016

    Rumahnya rapih bgt ya mba,,pdhl hidup sndiri ya,,o ya,,tetep krupuk ama sambel mba dewi?

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Tetep mbak Tita..kerupuk dan sambel, mau itu menunya makanan Denmark, saya suka sediain di meja 😀 ha ha ha

      Reply
  36. Cumilebay MazToro
    October 27, 2016

    Rumahnya asri banget nyaman

    Mertua temen ku malah ketagihan ikan asin ama terong balado tp ngak pedes, gara2 nya temen ku keseringan masak teri asin, awal nya komplain tp akhornya nyobain dan suka

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Mas cumi, kalau calon mertuamu pie? 😉 semoga rukun rukun yeee

      Reply
  37. Waya Komala
    October 28, 2016

    Salam kenal mbak.. aku suka sekali liat interior rumah mama mertuanya. Rapi dan bersih banget ya.. duh, apakabar rumahku sendiri? ;D

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Salam kenal mbak Maya 🙂 samalah kita…:D rumahku juga suka aku abaikan kalau lagi nggak mood 😀

      Reply
  38. zata ligouw
    October 28, 2016

    mba Dewiii, aku nungguin foto finbiff-nya.. ngiler ngebayanginnya, hehehe. btw, iya, setuju banget, mertua di mana2 kurang lebih aja kok, asal pedekate kita tepat, pasti baik2 aja 🙂

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Kemaren nggak sempat aku jepretin mbak Zata..udah keburu laper..ntar kalau ada lagi aku photoin deh 🙂

      Reply
  39. Yessi Greena
    October 28, 2016

    penasaran sama adek ipar kak dewi #eh 😛

    rumahnya enak ya, kak. aku suka kali lho rumah-rumah kaya gitu. di Belanda juga keknya banyak rumah kek gitu ya?
    kalok disini pasti pake teralis semua. di sana aman ya 🙂

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Ntar aku coba photoin ya Yess….susah banget..dia nggak mau di photo..mungkin karena pemalunya dia sampe sekarang belum ada pacar

      Reply
  40. ZILQIAH
    October 28, 2016

    aku kadang malu sendiri kalo lg di rumah mertua, mama mertua rajin bersih2 sementara aku cuma duduk nemenin anak ;/

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Hi hi hi…sama mbak…pas aku bangun telat, dan dia sudah nyediain sarapan…..

      Reply
  41. seerika
    October 28, 2016

    Mertua gue pernah masuk rumah pas gue abis masak ikan asin sama sambel terasi. Mana pula waktu itu sambelnya gosong di panci, kebayang baunya kaya apa. Selama di rumah doi batuk-batuk tapi gak enak hati buat protes. Kasian doi, nyoba ngomong sambil nahan napas sampai matanya berair.

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      😀 ha ha ha….bisa aku bayangkan!!! ha ha ha….derita yang punya perut nusantara tapi hidup nya diluar..yang jadi korban warga terdekat 😀 ha ha ha

      Reply
  42. enci harmoni
    October 28, 2016

    melongo liat rumahnya mertua, salam kenal mabk, suka dengan tuliannya, biasanya hub menantu mertua hangat kuku..hihi

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Salam kenal mbak Enci…selama hubungan nggak dingin, hangat kuku masih oke mbak 😉

      Reply
  43. imeldasutarno
    October 28, 2016

    wahahaha ikan asin emang juara ya mbaaa…gak dimanapun, even ujung dunia, kalo udah lidah Endonesa banget mah kaga bakal ketinggalan itu ikan asin. Oiya mbak ngomong2 soal ikan asin, temen sekantorku pernah cerita kalau dia punya sepupu yang tinggal di Perancis. Si sepupu ini dipolisikan/dituntut karena sudah goreng ikan asin di apartemen dan baunya nyebar ke mana-mana. Kalau di LN emang sampe segitunya ya? Ihhh horor juga ya…?

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Ember mbak Imel, aku suka bosan kalau selalu makan daging..:D karena nggak biasa jugakan dulunya pas di kampung.
      Iya disini memang susah kalau kita punya tetangga yang reseh…dikit-dikit main lapor…Nggak hanya bau-bauan yang mereka bisa lapor, pasang musik sampe tengah malam juga bisa.

      Reply
  44. Utieadnu
    October 28, 2016

    Huhu ikut senang rukun bngets

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Masih belajar mbak Utie 😉

      Reply
  45. Nunung Yuni A
    October 28, 2016

    Waaah rumah ibu mertuanya rapi.Sukaa deh liatnya.

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Makasih mbak Nunung 😉 *ikutan ge er 😀

      Reply
  46. Ditaa
    October 28, 2016

    Rapi banget rumah mertuanya… Berarti sambel sepedes lidah mertua ga belaku ya buat mbak Dewi. Abis mertuanya baik hati lemah lembut begitu kayaknya 🙂

    Reply
    • dewi
      October 29, 2016

      Ha ha ha…sambel pedes buat mertua harus level basic mbak Dita 😀

      Reply
  47. arintaadiningtyas
    October 29, 2016

    Daging rusa kutub? brb bayangin dulu rasanya kaya gimana..

    Jujur pas baca ini, cuma bisa bilang wow berkali-kali.. Haaa..jodoh itu memang misteri ya Mba.. Gimana bisa ketemu dan nikah dg orang Denmark? 😮

    Oya..rumahnya rapiii dan bersiiiih sekali. Terlihat ibu mertuanya sangat apik soal kebersihan ya..

    Betewe saya dan mertua alhamdulillah baik sekali hubungannya. Kami bisa telpon-telponan berjam-jam lamanya. 🙂

    Reply
    • dewi
      October 29, 2016

      Daging rusa sangat lembut mbak Arin.. 🙂
      Ketemu sama suami dl di Jakarta mbak, waktu dia bekerja di UN 🙂
      Makasih buat pujiannya mbak Arin 😉 ntar aku sampaikan ke mak mertua 🙂
      Bagus lah mbak, senang dengarnya kalau mbak dan mak mertua kompak..Di kampung ku sana jarang banget 🙂

      Reply
  48. Rosanna Simanjuntak
    October 30, 2016

    Pas bagian ikan asin, aku asli ngakak, cint…
    Langsung teringat atasanku dulu yang durian intolerance.

    “Kalau aku cium bau durian lagi di kantor sini, akan ada killing scene”
    Sampai segitunya, cobak!

    Hahaha…

    Reply
    • dewi
      October 30, 2016

      😀 ha ha ha…mereka nggak tahan sama bau2 yang dikita enak, sama mereka kebalikannya ya kak..samalah sama keju tengik ..aku mau muntah ..tapi mereka doyan makannya..asli bau banget…kayak kaos kaki nggak dicuci sebulan! 😀

      Reply
  49. Wadiyo
    October 30, 2016

    foto-fotonya bagus banget dan lingkungannya terjaga.
    Apakah di sana masih ada desa-desa yang masih asli ya Mbak?
    thank

    Reply
    • dewi
      October 30, 2016

      Banyak mas…sepi banget…nggak banyak penduduknya 🙂 nanti aku coba photoin ya 🙂

      Reply
  50. Lina
    October 30, 2016

    Seneng banget baca Blog mba Dewi.. Izin share ya mba..

    Reply
    • dewi
      October 30, 2016

      Silahkan mbak Lina 🙂

      Reply
  51. sarah
    October 30, 2016

    Akhirnya bisa komen juga. Dari kemaren maren, susah banget. Ndak tau knapa,apa jaringanku yang kelewat sibuk ya? Rapi banget ya rumah mertua mbak, bunganya cantik cantik lagi. Kayak bunga anggrek ya, bener gak sih? Semoga makin kompak terus sama mertua #pengenjugadapetmertuayangbisadiajakkompakgitu
    Btw, tampilin dong wajah adik ipar#termasukisirumahmertua,kan? Hehehehe..

    Reply
    • dewi
      October 30, 2016

      Ha ha ha ha…perjuangan ya..adik iparku ntar aku coba candid ya 😉 Iya itu bunga bunga anggrek mbak…ada yang kita beri pas hari Ibu kemaren 🙂
      Amiiin buat doanya..semoga kita tetep langgeng ..makasih mbak Sarah 🙂

      Reply
      • sarah
        November 17, 2016

        Iya, candi dikit dikit sajalah. Yang penting nongol. #what? #disumpahinaku #matiaku
        Jadi bunga anggrek dari sini ya? Kayak pernah liat #yangsendiri

        Reply
  52. Sandra
    October 31, 2016

    Mba Dew, rumah mertuanya apik banget! Aku jarang sms or tlp mertua hihihihihi sama nyokap juga gitu huaaah bukan anak & menantu yg baik niih aku XD

    Reply
    • dewi
      October 31, 2016

      Ha ha ha..:D sibuk ya mbak San ?

      Reply
  53. bremarsalia
    October 31, 2016

    Aduuuh akhirnya ketemu blog yg foto-foto sama tulisannya sama-sama cantik dan seruuu..! Salam kenal mbak Dewi dari saya yang sebentar lagi punya martua juga hihihi
    Btw, saya naksir banget sama rumahnya, hangat sekali. Bener-bener menggambarkan rumah impian, apik deh interiornya. Bisa dicontek buat dekor rumah nih! 😀

    Reply
    • dewi
      November 1, 2016

      Makasih mbak Bremarsalia 🙂 jadi happy 🙂

      Reply
  54. Octaviani (@the29octaviani)
    November 1, 2016

    Wew..sebuah anugerah untuk saat ini kalo dapat mertua baik dan memberi kebebasan untuk anak dan keluarga kecilnya membangun rumah tangganya sendiri…maaf lahir bathin ya aku harus bilang khususnya buat suku batak yang notabene susaaaaah banget bisa akur dan dekat dengan mertua perempuannya bahkan saat ini sudah menjadi pembahasan di forum pemimpin agama karena banyak kasus pertengkaran dan mengarah kepada perceraian yang disebabkan oleh terlalu banyak campur tangan pihak ketiga terutama mertua ☺
    Jadi berbahagialah yang punya mertua yang open minded dan bisa mengayomi bukan mengatur kehidupan anak dan menantunya..sekali lagi selamat buat mb dewi punya mertua baik..sehat selalu buat ibu mertua juga buat mb dewi dan suami..bahagia selalu
    .

    Reply
    • dewi
      November 1, 2016

      Makasih mbak Octa…Benar sekali, saya juga akui itu karna saya lihat sendiri, dengar sendiri dari teman2 yang mertuanya pada ikut campur …
      Makasih mbak Octa buat doanya 🙂 saya sangat diberkati 🙂

      Reply
  55. kang jajang
    November 2, 2016

    Mantap lah mbak, semoga akur terus ama mertuanya

    Reply
    • dewi
      November 2, 2016

      Makasih kang Jajang …amiiin..akur terus ya

      Reply
  56. Christanty Putri Arty
    November 2, 2016

    Hai salam kenal mbk.Dewi.Aku suka nih mampir ke blognya yang kece habis.Belom ceritanya yg so amazing (maklum dulu cita2 pengin married sama bule, tp takut dilarang ortu)
    Salam hangat juga utk ur mom in law yg punya rumah so homey.Jadi malu saya sih tipe lazy mom n berantakan. Hihihi

    Reply
    • dewi
      November 3, 2016

      Ha ha ha..samalah Chris..aku juga kalau ada kumatnya aja baru beberes 😀
      Makasih ya..ntar aku sampaikan salammu 🙂

      Reply
  57. ernykurnia
    November 3, 2016

    Aww.. setuju mbak Dewi. Mertua masih manusia kalau ada konflik ya wajar. BTW rumah mertua lucu kalau di Jogja udah jadi cafe kali yah!

    http://www.ernykurnia.com

    Reply
    • dewi
      November 3, 2016

      Ha ha ha,,dijadikan cafe ya 😀 boleh juga ntar kalau dia nggak mau pake lagi aku buka warung gudeg ya 😀

      Reply
  58. Mysweet Ladyluck
    November 6, 2016

    Salam kenal mbak Dewi 🙂

    Teringat sebuah nasehat bahwa menikah itu bukan saja menjalin cinta kasih dengan pasangannya saja.
    Harus juga memuliakan keluarga pasangan : Ibunya, Ayahnya, Saudara-saudarinya dan semisal.
    Turut berbahagia dengan keluarga mbak di Denmark.

    Bunga indah, pizza uenaaak, gowes sepeda, salju … so sweeeettt 🙂

    Reply
    • dewi
      November 6, 2016

      Bener mbak..itu wejangan dari orang tua dan keluarga besar waktu nikahan dl 🙂 Thanks for visiting mbak 😉

      Reply
  59. Dita Indrihapsari
    November 7, 2016

    Hai Mba Dewi, aku sukaaaaa bgt sama rumah mertuamu mba. Rapi n cantik bgt.. 🙂 Semoga sehat2 selalu yaaa mama mertuanya..

    Reply
    • dewi
      November 7, 2016

      Makasih mbak Dita 🙂 amiiin for the wishess. Kiss from here xoxo

      Reply
  60. Winda Carmelita
    November 8, 2016

    Ya ampun Mbak, rumahnya mamernya kayak di buku-buku Enyd Blyton gak sih Mbak? Hahahhaha btw iparnya single? *daftar~~

    Reply
    • dewi
      November 8, 2016

      Ha ha ha… 😀 iya dia belum ada pacar..tiap kali ditanya paling cengar cengir…Heran juga..Iya rumah mertua tipe rumah orang orang tua Eropa mbak WInd…

      Reply
  61. namaewagiska
    November 10, 2016

    coba masak jengkol sama pete donk mba, jd peñasaran reaksinya gmn ? btw mertua suka duren ga mba ? hihihihi

    Reply
    • dewi
      November 10, 2016

      Susah disini mbak..ada tapi harus nguber nyarinya di toko Asia…Mertua suka duren..:) oh jangan sampai dia suruh aku beli, kemanaa 😀

      Reply
  62. Farida Sofwana
    November 10, 2016

    Baca ini langsung “ngeh” ini mbak dewi yang mana…waah! Secara cuman baca sekali waktu itu, lansung nancep di ingatan. Hahaha…

    Maksih banget tulisannya, Mbak. Bermanfaat banget bagiku yang memiliki mertua beda suku dan adat istiadat. 🙂

    Reply
    • dewi
      November 11, 2016

      He he he…jadi aku udah di inget yang mana ya mbak Farida..
      Mari menjadi menantu yang baik ya mbak, biar disayang mertua 🙂

      Reply
  63. Okino Mosaa
    November 12, 2016

    Mertuanya asyik mak… nggak kayak mertua di pelem2 india =D wkwkwkwk

    Reply
    • dewi
      November 12, 2016

      Kek mana rupanya mertua di pelem India mak? 😀 ha ha ha…rese yaaa?

      Reply
      • Okino Mosaa
        November 12, 2016

        Beuuuhh…. bukan rese lagi… pd jahat2 mertua india… =D mak di luar siihh… jd nggak kenal uttaran, anandhi, thapki, dan semisalnya =D *korban ibu2 di kantor* =D

        Reply
        • dewi
          November 12, 2016

          HUa ha aha ha ha ha…*sampe sesek pipis maaak 😀 …..aku tahan dl ah,….Aku cuma taunya Uttaran mak, yang lain nggak pernah…Suka sih pelem India, nggak tahan kalau tiba tiba ada tariannya aja sih kalau pas ada adegan berantem 😀

  64. ZHARND
    November 12, 2016

    Kak, itu rumahnya film-able banget…tiap sudutnya aesthetic. Ditambah memang feel of photographer, jadi nemuu aja sudut+angle yg unik sehingga terlihat indah. Love love pokonya!

    Reply
    • dewi
      November 12, 2016

      Ih kamu, kelihatan suka photography..toss dulu ah!! masih muda udah ada bakat kamu Zhar 🙂

      Reply
      • ZHARND
        November 12, 2016

        Suka banget! Tapi saya ini tipe yang suka abai teknik gitu hehe, suka semaunya sendiri, masih serampangan. Saya sedikit-sedikit mau merambah blognya kak Dewi untuk nambah inspirasi pokonya hehe 🙂

        Reply
        • dewi
          November 12, 2016

          Silahkan sayangku..You are most welcome ya… 🙂

  65. Tuty Queen
    November 13, 2016

    Mbak, lihat anggrek anggrek cantik itu aku jadi ingat ibuku di Medan yang hobi nya koleksi anggrek..salam buat ibu mertua ya mbak 🙂

    Reply
    • dewi
      November 13, 2016

      Makasih..nanti aku sampaikan ya mbak 🙂 Makasih 🙂

      Reply
  66. Heni Prasetyorini
    November 14, 2016

    aku dan ibu mertuaku kompakan mbak. kompak nggak suka masak, hahaha
    jadi kalau kita lagi masak, mau rasanya aneh juga hajar aja.
    pokoke isok dimakan yo? gitu kata ibu mertua saya.

    punya hubungan yang asik dengan mertua memang a big blessing, karunia yang sangat besar

    Reply
    • dewi
      November 14, 2016

      Ha ha ha ha–lucu juga ya kalau sama sama nggak bisa masak. Pokoke isok dimakan 😀 ha ha ha..seng penting kenyang ya…..

      Reply
  67. CatatanRia
    November 14, 2016

    asik itu mba punya mertua yg gak suka ikut campur rumah tangga anaknya 😀 kan risih kalo dikit2 mertua kepoin

    Reply
    • dewi
      November 14, 2016

      Bener mbak Ria..ada banyak mertua tipe begitu loh….

      Reply
  68. Naqiyyah Syam
    November 15, 2016

    Salam kenal Mbk, fotonya kece banget, ceritanya mengingatkan aku dengan mertua 🙂

    Reply
    • dewi
      November 15, 2016

      Salam kenal mbak sayang..sayang sayang ya sama mertua 😀 ha ha ha

      Reply
  69. evylia hardy
    November 15, 2016

    Kalo bisa bicara dengan terbuka lebih enak ya, daripada dipendam diam-diam dan berpotensi meledug di ujungnya 🙂

    Reply
    • dewi
      November 20, 2016

      Bener mbak 😀 biar nggak kayak kompor gas ya 😀

      Reply
  70. agi pranoto
    November 16, 2016

    mbak aku gagal fokus sebentar ya: daging rusa rasanya kaya apa??? hihihi *lagi-lagi mikirin makanan*
    tapi emang ya mbak, namanya mertua itu jauh bau harum dekat bau bangkai. saya sendiri kalo udah lama ga ketemu mertua ya kangen juga, tapi kadang kalo udah ketemu ada ajaaaa yang bikin gemes kesel gitu hahaha. tapi ya memang lebih enak kalo semua masalah bisa diomongin secara terbuka sama mertua. rasanya jadi dimanusiakan dan dikeluargakan hehehe.

    Reply
    • dewi
      November 16, 2016

      Ha ha ha ha..baru tau aku istilah jauh bau harum dekat bau bangkai 😀 embeer yaaa…kadang nyebelin kalau udah kelamaan bareng 😀 aku akui itu mbak…

      Reply
  71. Murni Rosa
    November 17, 2016

    Semoga mama mertua sehat terus.. Amin.
    Suka kasian ya kalo tau orangtua yg hidupnya sendiri. Padahal dia mgkn enjoy aja.
    By the way, dari foto2nya kelihatan bgt ya, gayanya yg bersih banget. 🙂

    Reply
    • dewi
      November 17, 2016

      amiin ..makasih mbak Murni buat doanya 🙂
      Emang mbak..dia pembersih banget..beda sama aku yang rada messy 😀

      Reply
  72. Irly
    November 17, 2016

    Aduh. Rumah kok cantik bangett.. Bunga anggreknya juga.. Yg jepret juga sih ya pinter.. ^^

    Oh ya, cuman diceritain dikit tapi saya kok jadi fokus ke adik iparnya Mbak Dewi ya? Bhaha.. Ir..ir.. ini ceritanya tentang ibu mertua lho… Dasar jomblohhh 😀

    Reply
    • dewi
      November 17, 2016

      Ha ha ha..masih jomblo kah? emang interest sama orang asing juga mbak Irly?

      Reply
      • Irly
        November 17, 2016

        Mm.. gak ada interest yang gimana juga sih, mana aja *benerin tampang, siap2 dijodohin ama Mbak Dewi.. haha ngaco nih 😀

        Reply
        • dewi
          November 17, 2016

          Ha ha ha…mau sama adik iparku? pemalu banget saay..aku udah hopeless….
          Itu di postinganku yg terbaru aku ada kasih link date online, teman2ku banyak yang ketemua suami disitu..monggo di cek bila berminat 😉

  73. Afghan Elbanna
    November 18, 2016

    Denmark seems a clean and peaceful city, isn’t it? Kapan ya bisa nyasar ke sana ……

    Reply
    • dewi
      November 18, 2016

      Hunting tiket murah mas 🙂 sering ada kok..

      Reply
  74. alfu laila
    November 19, 2016

    Ya ampuun foto2nya kece..rumahnya kereen

    Reply
    • dewi
      November 19, 2016

      Makasih mbak Alfu 😉

      Reply
  75. Gustyanita Pratiwi
    November 19, 2016

    Rata2 mertua bule memang lebih demokratis ya tentang keadaan2 yg sedang dijalani menantunya, bahkan klo aku ngliat dari film2, percakapanpun seperti antar teman saja hihi

    Reply
    • dewi
      November 19, 2016

      Saya sama mertua kayak teman mbak Gust..bebas bicara apa saja.Kalau lagi gondok ya kasih tau aja 😀 ha ha ha

      Reply
  76. dwi sari
    November 23, 2016

    Rumahnya bersih banget, suka…dan begitu ngeliat koleksi bunga anggreknya. Wuooooow cantik cantiiiik <3

    Dan katanya kalo orang bisa mmerawat anggrek dgn telaten dan cantik orang tsb tipikal penyayang, care, dan penyabar hihi sok tau yah 😀

    Cerita pny mertua bule unik jg yah, kebayang kalo pas lg misskolunikasi bingung mo ngomong apa…kudu nunggu suami dulu sbg translator hehe ^^v

    Reply
    • dewi
      November 23, 2016

      Diawal-awal aku emang nggak banyak bicara sih mbahk Dwi sama dia..Karena ya itu td aku hrs ubek2 google translator dulu 😀 hi hi hi…

      Reply
  77. Vinz
    November 23, 2016

    semoga ibu mertua sehat selalu mbak..

    Reply
    • dewi
      November 23, 2016

      Amiin…makasih ya mbak 🙂

      Reply
  78. emanuella aka nyonyamalas
    November 25, 2016

    Rumahnya luar biasa rapih ya mbaaa… Suka banget ada anggreknya juga…
    Tapi yang paling berkesan, pas mamanya nawarin masakin nasi… So sweeetttt…

    Reply
    • dewi
      November 27, 2016

      Selalu itu mbak..kadang aku malas masak nasi, makan apa yang ada..apalagi kalau udah laper 😀

      Reply
  79. Inklocita
    November 28, 2016

    sukaaa sekali sama foto fotonya, sedep banget

    -M.

    Reply
    • dewi
      November 28, 2016

      Thank you 🙂

      Reply
  80. Agustina Purwantini
    December 4, 2016

    woww…ituu fotonyaaa, sepedaan sama mertua? duh, duh, bagiku kok imposible… wkwkw

    Reply
    • dewi
      December 4, 2016

      Semangat mbaak 🙂 apapun itu bunga bunganya 🙂

      Reply

Leave a Reply

Follow me on instagram

Back to Top
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: