Sahabat dari Syria

October 22, 2016 by dewi in Blog 85 comments
Sahabat dari Syria

‘Assalamualaikum’,  sambutku  sambil mengulurkan tangan yang disambut dengan balasan, ‘Waalaikumussalam’ dan kecupan di pipi kanan dan kiri ketika dikenalkan Bushra teman baru asal Syria kepada keluarga dan teman -temannya.

Bushra dan keluarganya

Semenjak tinggal di Thisted Denmark, aku sering melihat banyak pengungsi-pengungsi dari negara Afrika utara dan Arab seperti Libanon, Syria, Irak dan Iran. Sebagai sesama pendatang di negara Scandinavia ini, sudah lama aku ingin bertanya seperti apa hidup di negara konflik. Tapi untuk bertanya rasanya sungkan, takut mereka akan tersinggung atau tidak nyaman.

Sehingga pada satu hari, ketika aku sedang memotret disebuah acara anak – Græskarlygter atau mengukir labu untuk acara Halloween – di balai kota, aku melihat keluarga non Danish sedang ikut berpartisipasi. Iseng-iseng aku mengarahkan kamera kearah mereka, and for my surprise, mereka berpose untukku 😀 Akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya apakah mereka mau aku potret. ‘Tentu saja!’, jawab mereka girang.

 

2016-10-22_0062-1

Bushra, perempuan cantik berusia 19 tahun ini menceritakan kalau dia sudah 1 tahun tinggal di Denmark. Sudah bisa berbahasa Denmark walau masih belum sempurna. Dia bertanya apakah aku juga pengungsi seperti dia. Dengan penampilan bak wartawati aku ternyata kelihatan seperti pengungsi 😀 Naseeb. Aku memberitahukan kalau aku menikah dengan pria Denmark, dan baru saja pindah kesini, yang diikuti anggukan kepalanya. Kemudian perkenalan berlanjut ke temannya yang bernama Nawar, ibunya, adik perempuannya Shifaa dan adik laki-lakinya. Gilak! cakep pisan..mirip Marcel Chandrawinata 😀 Akhirnya kita bercakap-cakap tentang banyak hal. Yah pertanyaan dasar gitulah, sudah berapa lama aku tinggal di Denmark dan apa pekerjaanku, suamiku. Karena masih baru sekitar 5 bulan, mereka tanya lagi, kok sudah bisa berbahasa Denmark. Aku jelaskan lagi kalau aku sudah tinggal lebih dulu di Greenland yang notabene memakai bahasa yang sama. Ya, mostly mereka jadinya yang banyak tanya sih, hi hi hi..artes getooh 😀 Karena sudah sore, aku memutuskan akan bertemu dengan Nawar, Busrha dan  Shifaa esok harinya.

Mereka jago pose kan 🙂

Besok harinya, aku sudah siap-siap dengan kameraku untuk memotret cewe-cewe cantik dari Syria ini. Kebetulan minggu ini adalah efterårferie – libur awal musim gugur untuk anak-anak sekolah, jadinya di balai kota setiap hari ada banyak event yang diadakan. Tapi cuaca tidak bersahabat, hujan dan gelap. Aku sedikit cemas, mungkin saja mereka tidak datang. Untuk yang kedua kalinya, aku dikagetkan lagi. Tidak hanya Nawar, Bushra dan Shifaa yang datang, mereka membawa 2 orang teman mereka ikut serta dalam pemotretan ini. What!! Kok nggak bilang dulu sistah sistaaah…Yasudlah..mumpung banyak model gratisan, hitung-hitung nambahin portfolio. Mana mereka cantik-cantik banget.

Disela-sela pemotretan aku bertanya, bagaimana perasaan mereka setelah tinggal di Denmark. Mereka serentak menjawab, ‘Vi er glade! ‘. Mereka sangat lega dan bahagia tidak lagi hidup di negara konflik. Mimpi buruk kata mereka. Mereka sangat berterima kasih pada negara Denmark yang mau menampung mereka. Diantara anak-anak belia ini, ada yang sudah bisa berbahasa Denmark dengan baik, hanya dalam tempo 1 tahun. Mereka sangat antusias buat bisa berkomunikasi dalam bahasa Denmark dan berharap bisa dapat pekerjaan yang baik. Seperti Bushra dia ingin sekali menjadi seorang perawat dan adiknya Shifaa ingin belajar kedokteran. Shifaa sangat pemalu diawal ketemu, tetapi setelahnya dia banyak bercerita tentang keluarganya. Mereka merindukan kampung halaman tapi perang memporak porandakan segalanya.

 

2016-10-22_0018

Saat sedang memotret Bushra, ayahnya lewat, dan melalui perkenalan yang singkat, beliau memberitahukan kalau dia sedang mencari pekerjaan dan hari itu ada appointment di job centre. Beliau mengundangku untuk berkunjung ke rumah mereka. Bushra kelihatan sangat sukacita dengan undangan ayahnya itu. Yah..sebagai orang sibuk pemirsa, aku belum bisa memberi tanggal yang pasti. Sabar ya uncle, I will come when I have time 🙂

 

See more pictures here

85 comments on this post

  1. Molly
    October 22, 2016

    Jadi penasaran kayak apa sebetulnya bahasa Denmark itu.

    Reply
    • dewi
      October 22, 2016

      Nanti kukasih tau lah kak kayak apa 😀 wkwkw…mirip dikit sama bahasa Inggris sih, tapi pengucapannya yang beda.

      Reply
  2. bintanghoward
    October 22, 2016

    You have shown t their beauties in beautiful way!

    Reply
    • dewi
      October 22, 2016

      Thank you so much my sister 🙂 I’m flattered tak terkira 😀 ha ha ha

      Reply
  3. Ulfarick
    October 22, 2016

    Hampir mirip bahasa swedia gak mba? Hehehe

    Reply
    • dewi
      October 22, 2016

      Mirip sedikit mbak Ulfa, tapi lebih mirip bahasa Norwaylah 🙂

      Reply
      • Ulfarick
        October 23, 2016

        Aku mau cari kursus bahasa swedia dijakarya susah ya mba,blm ketemu juga neh..

        Reply
        • dewi
          October 23, 2016

          Kayaknya memang nggak ada kursus buat bahasa kayak Swedia, Denmark sama Norwegia …dulu sebelum menikah, aku belajar dari youtube sih..dan nggak menolong mbak Ulfa. Tapi waktu aku kuliah di Swedia, ikut kursus di kampus, gampang kok, karena pengucapannya tidak sulit 🙂 Ntar kalau udah tinggal di Swedia, cepet kok mbak 🙂

          • Ulfarick
            October 23, 2016

            Iya deh mbak dewi,semoga yah,abis nada bahasanya tuh kayanya susah mendayu2 gitu klo dgr pacarku dan keluarganya ngomong swedia,hehehehe

  4. Swastikha
    October 22, 2016

    Saya selalu suka baca tulisan tentang tinggal di negara. Banyak info yang didapat.

    Mbak hasil fotomu cantik-cantik

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Makasih mbak Swastikha 🙂 Sini aku photoin 😉

      Reply
  5. Dee
    October 22, 2016

    Yipppieeee,, waah modelnya udah pada pro semua yak 🙂
    Semoga kunjungan ke uncle -nya Bushra segera terwujud, yeaay

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Iya ciint..kelar ngedit photo2 mereka, aku akan berkunjung ke rumah si uncle 🙂

      Reply
  6. Pink Traveler
    October 23, 2016

    alamak cantik-cantik kali lah adek-adek Syria itu, kasihan ya mbak harus jadi pengungsi, Denmark baik banget membuka negaranya untuk ditinggali pengungsi. kalo berwajah indonesia yg eksotik ya gitu mbak nasib kita kalo pergi kemana-mana, pasti dikira pekerja imigran hehehe

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Iya mbak, banyak banget disini pengungsi. Kamp nya nggak jauh dari rumah. Ini tadinya desa sepi, jadi rame karena mereka.
      Kalau orang kayak kita di Eropa, kebanyakan dikira turis, kalo nggak pekerja imigran dari Filipin mbak Nana 😀

      Reply
  7. wahyu ningsih2
    October 23, 2016

    So beautiful, udh kyk model ya posenya cantik2 gituh

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Lihat kulit wajah mereka bersih bersih, aku minder banget mbak Wahyu 😀

      Reply
  8. omnduut
    October 23, 2016

    Cantik-cantik ya mbak 🙂 senang melihat senyum mereka, gak kebayang jika masih tinggal di negara konflik.

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Dan masih pada single – single loh Har 😉 ha ha ha…cantik buangeeet

      Reply
  9. permata
    October 23, 2016

    wih,,, seru ya Kak…. mereka sudah bisa bahasa danish apa blum? gimana ya cara mereka beradaptasi sama iklim dan makanan disana…. ?

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Sudah bisa Permata 🙂 kalau iklim di Syria kalau malam hari juga dingin banget kata mereka, jadi ya tidak begitu susah utk beradaptasi. Kalau makanan, banyak makanan halal disini 🙂

      Reply
  10. wildan firdaus
    October 23, 2016

    jadi kepingin punya istri orang sana

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      😀 ha ha ha ha….cantik sih yaa

      Reply
  11. irfan hidayat
    October 23, 2016

    cantik cantik ya mbak wanita di sana

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Pake banget Fan 🙂

      Reply
  12. Dedi Styawan
    October 23, 2016

    Senang ya mbak bisa punya teman dari jauh 😀 pingin

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Ya gitu deh mas Ded 🙂 banyak teman jadi makin banyak keluarga 🙂

      Reply
  13. dianeato
    October 23, 2016

    Duhh idungnya kayak prosotan.. bagi dikit napahh.. idungku minimalis amat. Hehehe
    Adeknya yang laki itu lohh,, penggoda iman. Wkwkwk Tjakep pisan euy.
    Mbak boleh tahu ngak pake kamera apa ? bening banget 😀

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Sama mbak Dian, waktu aku bilang masalah hidung, mereka malah bilang kalau hidung mereka jelek,terlalu gede, maunya kecil aja…bah! 😀 aneh banget kan …
      Aku pake Nikon 7100 mbak Dian 🙂

      Reply
  14. Obi-wan Kenobi
    October 23, 2016

    nice article

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Thanks mas Obi 🙂

      Reply
  15. agi pranoto
    October 23, 2016

    mbaaak~ you capture their beauty really well! foto-foto jepretanmu ‘berbicara’ banget! apa sih tipsnya??

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Nuhun mbak Agi Tipsnya? aku motret dari hati sih mbak Gi *kalau hatinya lagi nggak mood pie ya 😀 ..selain nyesuain settingan di camera…

      Reply
  16. Anwar Saragih
    October 23, 2016

    Bagus sekali Tulisannya kakakku. Menyentuh

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      duuuh kalau udh jurnalis yang komen, iyakan ajalah 😀 ha ha ha

      Reply
  17. Juliastri Sn
    October 23, 2016

    Wow..hasil jepretannya ok banget mba..bening2.. 🙂

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Makasih mbak Jul 😉

      Reply
  18. monda
    October 23, 2016

    melihat wajah cantik ceria mereka ini tampaknya mereka betah di Denmark ya…
    nanti kalau namu ke rumah mereka mudahan diceritain perjuangan mereka hingga bisa keluar dari konflik ya

    Reply
    • dewi
      October 23, 2016

      Hai Mon..siaaap! dilaksanakan 😉 Kelihatan ya Mon, wajah-wajah bebas dari stress…

      Reply
  19. denaldd
    October 23, 2016

    Baca ceritamu ini hatiku menghangat. Ditambah lagi foto2 kamu seperti biasa luar biasa bagusnya, bercerita lewat ekspresi mereka. Jadi ingat waktu sekolah bahasa Belanda, satu sekolah banyak yang pengungsi. Dan di kelas ada beberapa yang dari Syria. Kemampuan bahasa Belanda mereka sangat cepat kemajuannya. Jangan2 orang Syria ini memang berbakat untuk mempelajari bahasa baru ya. Dari mereka pula aku mendapatkan cerita bagaimana kehidupan mereka di Syria dengan konflik di sekelilingnya. Sedih sampai berkaca2 aku dengarnya.

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      Orang Syria memang termasuk rajin buat belajar bahasa. Disini yang terkenal itu orang dari negara S…A yang pemalas, dan tidak mau belajar bahasa. Motivasi kali ya yang membuat mereka sugguh sungguh ….

      Reply
  20. dewi adikara
    October 24, 2016

    seneng ada temen yang bs keluar dari masalah nya.. bikin hidup kita lebih semangat n bersyukur yaaa…:-)

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      Iya mbak Dew…jangan sampe lah negara kita tercinta ada perang ata konflik..siapa yang mau nampung kita 😀

      Reply
  21. Wahyu Widyaningrum
    October 24, 2016

    Salam kenal Mbak Dewi. Wow.. suka banget lihat foto-fotonya 🙂

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      Makasih mbak Wahyu ..jadi semangat buat motret lebih baik lagi 🙂

      Reply
  22. nur rochma
    October 24, 2016

    Mba Dewi, aku kalau mampir di blog maupun IG selalu betah memandangi foto-foto cantik. Btw..pasti senang ya bisa berkenalan dengan orang-orang dari belahan dunia.

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      Hello mbak Nur sayang….makasih loh dah mau mampir mampir 🙂
      Senang banget Nur, aku emang suka kenalan sama orang dari latar belakang yang beda-beda 🙂 seru Nur…

      Reply
  23. mahadewishaleh
    October 24, 2016

    Buat saya, hal yang paling menyakitkan selain konfliknya itu sendiri adalah bagaimana mereka kehilangan mimpinya. Sedih 🙁

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      Mimpi mereka lebih bisa dijadikan kenyataan disini mbak Mahadewi…karena sekolah disana juga nggak mungkin 🙂

      Reply
  24. Tita Kurniawan
    October 24, 2016

    Aduuh,,seneng bgt ya mba liat mereka,,asli cantik2,,yg kayak marcel candrawinata yg mana mba ha ha,,

    Reply
    • dewi
      October 24, 2016

      😀 asli , saya juga penasaran, yang lain pada tau nggak ya yang mana yang kayak si Marcel itu. Ha ha ha…yang pasti bukan bocah kecil itu mbak Tita 😀 …yang pake jaket merah 😉

      Reply
  25. Lagu Daerah
    October 25, 2016

    Wah cantik-cantik ya mbak, boleh gak ya kalo saya booking.. hehe, masih muda lagi 19 tahun, saya 20 mbak, mngkn pas kali ya… wkwkwk.. kalo ketemu lagi salam mbak dari saya.. hehe..

    Reply
    • dewi
      October 25, 2016

      Boleh, ntar aku salamin… 🙂

      Reply
  26. Haeriah
    October 25, 2016

    waduh, bakalan betah nih saya berkunjung ke blog-mu mba. Ceritamu bagus dan fotonya cantik-cantik. Kebetulan salah satu tetanggaku juga ada yang dari Yaman. Menurutnya, mereka sekeluarga inginnya tetap di Malaysia dan gak mau kembali ke tanah kelahirannya. Full konflik. Ya Allah, jangan sampai deh Indonesia seperti begitu.

    Reply
    • dewi
      October 25, 2016

      Salam mbak Haeriah…Makasih sudah berkunjung 🙂 Iya hidup di daerah konflik itu ngeri…mereka nggak mau balik ke Syria..sudah nggak ada apa2 lagi disana….Makanya heran di tanah air kita malah mau memecah belah,trus kita ntar mengungsi nya kemana coba …hadeeeh

      Reply
  27. helenamantra
    October 25, 2016

    Subhanallah cantik-cantik banget. Kalau jadi pengungsi di Indonesia kayaknya mereka dapat tawaran main sinetron.

    Reply
    • dewi
      October 26, 2016

      Ha ha ha..bener ya mbak..pastinya laris kalau di negara kita buat main sinetron 😀

      Reply
  28. rita dewi
    October 27, 2016

    Mmmm…. kok jd mikir ya… apakah mereka yg bisa ngungsi sehingga aman dan terhindar dr perang itu hanya orang2 yg berduit saja? Atau semua penduduk di daerah konflik mendapat kesempatan yg sama utk bisa ngungsi juga…? Eh maaf malah OOT hihi. Btw mereka cantik bingits yaaa…

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Itu yang ingin aku cari tahu mbak Rita..karena pas aku tanya kemaren, katanya kesininya naik pesawat, kirain mereka yang ikut jalan marathon itu loh…Ntar aku update lagi beritanya..masih penasaran juga…

      Reply
  29. ericka
    October 27, 2016

    wahh mbak jangan-jangan kita pernah saling ngelike2-an di Instagram hihihi .. soalnya dulu ada photographer Indonesia yang tinggal di luar, dan fotonya keren2 .. tapi lupa gak follow 😀
    btw foto2nya keren mbak

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih mbak Ericka 🙂 mungkin aja ya mbak pernah lihat IG ku 😉

      Reply
  30. Fiberti
    October 27, 2016

    bagus fotonya suka artikelnya….mereka cakep-cakep ya…
    iran dan syria org2nya pada berbakat belajar bahasa…

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Sejauh yang aku kenal iya mbak, Tukang pangkas di Denmark kebanyakan dari Iran, dan Syria, mereka cepat sekali bisa lancar berbahasa 🙂

      Reply
  31. Mugniar
    October 27, 2016

    Waah pengalamannya menarik Mak

    Dirimu menuliskannya dengan bagus 🙂

    Reply
    • dewi
      October 27, 2016

      Makasih ya mak…:) apa adanya aja mak..semoga bisa buat cerita menarik selalu buat mak mak senusantara yee 😀

      Reply
  32. zata ligouw
    October 28, 2016

    kok aku jadi pengen difoto sama mba Dewi ya #lho ;p. Iyaa suka sama gaya berceritamu, lumayan formal tp tetep ngalir dan enak dibaca …

    Reply
    • dewi
      October 28, 2016

      Aseeeek….makasih ya mbak Zata 🙂 senang banget…mana aku blogger baru mbak 😉 Thank you so much yaaa..yuk sini aku photo 😉

      Reply
  33. Rini
    October 31, 2016

    Menarik cerita mbak Dewi…jadi pengen ke Denmark sekalian iceland… aurora

    Reply
    • dewi
      October 31, 2016

      Marii mbak Rin 🙂 dari Copenhagen tinggal cuuus ke Iceland 🙂

      Reply
  34. monalisadeborah
    November 10, 2016

    ihh seneng liat wajah ceria mereka deh..mereka udah ga tinggal di negara konflik lagi, udah legaa kelihatan dari wajah2nya :’)

    Reply
    • dewi
      November 10, 2016

      Bener Mon..mereka juga bilang gitu..tapi ya gitu deeh..banyak yang ngelunjak

      Reply
  35. ernykurnia
    November 11, 2016

    Asyik banget sih Mbak 😀 hihi. Cantik-cantik banget ya orang-orang syiria gini.

    Reply
    • dewi
      November 11, 2016

      Iya..cantik cantik…hidungnya itu loh ..beda 5 kali lipat dari hidungku 😀 ha ha ha ha

      Reply
  36. rinasusanti
    November 11, 2016

    cantik cantik banget…mereka beruntung ya bisa pindah ke Dermark secara sampai saat in negaranya masih konflik

    Reply
    • dewi
      November 11, 2016

      Banget mba Rin..cantik cantik mereka itu… Iya ada yang nggak beruntung juga sih…Masih perang terus disana mah…

      Reply
  37. Arhie
    November 13, 2016

    Mbak Dewi, apakah ada kemungkinan cewek2 syiria itu dipersunting oleh diriku? Klo blh tau,apa ya kriteria calon suami yg mereka inginkan? Makasih sblumnya mbak.

    Reply
    • dewi
      November 13, 2016

      Why not mas Arhie.. Mereka masih pada single juga, tapi masih muda muda..yg paling tua umurnya 19…Kriteriannya yang pasti yang seiman mungkin ya..

      Reply
      • Arhie
        November 22, 2016

        Saya seiman dgn mereka. Oia,Saya akan study ke Aussie ambil S2 Education.Klo pas break mungkn sy akn jln2 ke Eropa.Apkh sy bs dikenalkn dgn mereka atau mungkn mba bs kirimin aku website ato blog ato apanyalah spy sy bs kenalan dgn mereka?

        Reply
        • dewi
          November 22, 2016

          Nanti aku tanya dl ya mas bisa apa nggak 😉

  38. sarah
    November 14, 2016

    Akhirnya bisa nulis komen lagi disini. Mereka cantik cantik banget ya. Mana putih, hidung mancung keluar #akumancungnyakedalam #hiks #ngiri
    Kalo disini udah dikejar kejar jadi artis tuh. Tapi senang ya, mereka sekarang aman. Pasti lebih senanglah orang Denmark, cuci mata liat banyak yang chuantik2

    Reply
    • dewi
      November 14, 2016

      Sama kita mbak..aku juga mancungnya nanggung ..kayak nggak rela 😀 ha ha ha…..
      Kalau di Indo udah laris manis yaa 😀

      Reply
  39. fanny fristhika nila
    November 19, 2016

    syiria, salah satu negara yg kena sanction.. selalu penasaran ama negaranya, apalagi orang2nya kliatan ramah dan cantik2 gini ya :).. di bankku nama negara ini ditempelin di semua dinding cabang untuk pengingat bahwa ini negara sanction dan jgn sampe kita ngebukain rekening untuk segala sesuatu yang berhubungan dgn syiria mbak :(.. Aturan international sih ya, kita juga ga bisa ngapa2in

    Reply
    • dewi
      November 19, 2016

      Oh gitu ya mbak..baru dengar aku ttg ini. But makes sense lah karena mereka juga statusnya yang datang dari Syria juga masih tanda tanya. Disini semua serba di support segalanya, ada yg baik ada juga ya nggak, malah mau duduk terima semua bantuan…

      Reply
  40. Ultraman gaia
    November 25, 2016

    Jodoh dari suria. hehe

    Reply

Leave a Reply

Follow me on instagram

Back to Top
Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox: